Rakor Kepala Daerah di Timika
Momen Rakor Percepatan Pembangunan Papua, Komisi II DPR RI Soroti Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi
"Termasuk juga mendorong pola sekolah sepanjang hari untuk meningkatkan kualitas belajar siswa," kata Komarudin.
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/11-Mei-2026-Rakor-Koamrduin-watubun.jpg)
Ringkasan Berita:
- Anggota Komisi II DPR RI, Komarudin Watubun, mendesak percepatan layanan dasar pendidikan, kesehatan, dan ekonomi di pedalaman Papua, Senin (11/5/2026).
- Ia mendorong pola sekolah sepanjang hari dan program makan bergizi untuk tingkatkan kualitas SDM.
- Komarudin mengingatkan agar dana Otsus dikelola transparan dan melibatkan warga lokal demi kesejahteraan nyata bagi masyarakat di Tanah Papua.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA – Anggota Komisi II DPR RI, Komarudin Watubun, menegaskan masih terdapat kesenjangan layanan dasar di Tanah Papua, terutama akses pendidikan dan kesehatan di wilayah pedalaman.
Padahal, kata Komar, ada tiga sektor utama yang harus menjadi prioritas pembangunan Papua, yakni pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat.
“Bagaimana masa depan Papua itu ada tiga hal penting yang harus menjadi fokus kita, yaitu pendidikan, kesehatan dan ekonomi,” ungkap Komar saat memberikan pandangan dalam Rakor Percepatan Pembangunan Papua di Mimika, Senin (11/5/2026).
Baca juga: Suarakan Kedamaian, Forum Peduli Masyarakat Nabire Tolak Aksi Kriminal dan Demo Anarkis
Menurut Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP ini, tantangan geografis dan keterbatasan fasilitas pendidikan di daerah pedalaman perlu dijawab dengan kebijakan yang tepat sasaraan.
"Termasuk juga mendorong pola sekolah sepanjang hari untuk meningkatkan kualitas belajar siswa," kata Komarudin.
Komarudin menilai pola tersebut mampu mengoptimalkan waktu belajar, pembinaan karakter, peningkatan kemampuan literasi membaca serta keterampilan berhitung siswa.
Selain itu, lanjutnya, program makan bergizi di sekolah juga dinilai penting untuk mendukung kesehatan fisik peserta didik di Papua.
“Kalau memang program itu menyentuh kepentingan khusus masyarakat Papua, kenapa tidak diperkuat dari yang sudah ada, daripada membuat proyek yang tidak bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Komarudin.
Baca juga: Ganti Rugi Lahan Rp7 M Tak Kunjung Dibayar, Masyarakat Enggros Palang Jalan Ciberi-Holtekamp Besok
Komarudin juga menyoroti pentingnya pemberdayaan masyarakat lokal dalam pembangunan, termasuk keterlibatan warga desa dalam pemantauan kesehatan dasar masyarakat.
Pasalnya, pembangunan tidak akan berhasil apabila rakyat tidak dilibatkan secara langsung.
“Pembangunan itu harus melibatkan rakyat di dalamnya. Kalau tidak, program hanya berjalan bertahun-tahun tanpa hasil nyata,” ujar Komarudin.
Di sektor kesehatan, eks Ketua DPD PDIP Provinsi Papua ini meminta pemerintah memperkuat peran Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di daerah terpencil.
"Ya, termasuk memperhatikan dukungan transportasi dan insentif tenaga medis," terang Komarudin.
TribunPapuaTengah.com
Komarudin Watubun
Komisi II DPR RI
Otsus Papua
Kabupaten Mimika
Rakor Percepatan Pembangunan Papua
Rakor Kepala Daerah di Timika
RunningNews
Running News
| Perda Saham 4 Persen Freeport Disahkan, Masyarakat Adat Tsingwarop Ibadah Syukur |
|
|---|
| Protes Banjir Akibat Drainase Buruk, Warga Palang Akses Menuju Jalan Baru Timika |
|
|---|
| Fasilitas Tidak Layak, Warga Kampung Ararau Mimika Keluhkan Minimnya Pelayanan Kesehatan |
|
|---|
| Mobilitas Warga Picu Penyebaran Malaria di Kampung Wumuka, Petugas Kesehatan Intens Pemantauan |
|
|---|
| Kenaikan Pangkat ASN Kini Tiap Bulan, Bupati Mimika Minta Pegawai Tingkatkan Kinerja |
|
|---|