Senin, 1 Juni 2026

YPMAK

YPMAK, BPJS Kesehatan, dan Yayasan Caritas Timika Perpanjang PKS JKN bagi Masyarakat 7 Suku Mimika

“Ini prosesnya sebenarnya perpanjangan kerja sama. Jadi awal PKS-nya di tahun 2021 dan berlanjut terus sampai 2026,” jelasnya.

Tayang:
zoom-inlihat foto YPMAK, BPJS Kesehatan, dan Yayasan Caritas Timika Perpanjang PKS JKN bagi Masyarakat 7 Suku Mimika
TribunPapuaTengah.com/Feronike Rumere
TANDA TANGAN- Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara YPMAK, BPJS Kesehatan dan Yayasan Caritas Timika terkait kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat tujuh suku di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, berlangsung di Hotel Horison Diana, Kamis (28/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • YPMAK bersama BPJS Kesehatan dan Yayasan Caritas Timika memperpanjang kerja sama kepesertaan JKN bagi masyarakat tujuh suku di Kabupaten Mimika hingga tahun 2026. Saat ini tercatat 3.221 peserta aktif dan ditargetkan meningkat menjadi 10 ribu peserta melalui proses verifikasi data.
  • Program yang telah berjalan sejak 2021 itu diharapkan memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat Amungme, Kamoro dan masyarakat Papua lainnya di Mimika.
 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA– Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PTFI bersama BPJS Kesehatan, dan Yayasan Caritas Timika menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat tujuh suku di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Hotel Horison Diana, Jalan Budi Utomo, Mimika, Kamis (28/5/2026).

Baca juga: Piala Dunia 2026, KNPI Papua Tengah Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Saat Nobar 

Hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Wakil Ketua Bidang Perencanaan Program YPMAK, Billy Korwa, Ketua Badan Pengurus YCTP Adolf Kambayong, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Erika Verayanti Lumban Gaol, Kepala BPJS Kesehatan Mimika Maikel Tuturop, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Erika Verayanti Lumban Gaol menjelaskan, kerja sama kepesertaan JKN bagi masyarakat tujuh suku di Mimika terus berlanjut hingga tahun 2026.

Menurut Erika, saat ini jumlah peserta aktif yang tercatat dalam PKS antara BPJS Kesehatan, YPMAK, dan Yayasan Caritas Timika berada di angka 3.221 peserta.

Namun jumlah tersebut ditargetkan meningkat hingga mencapai 10 ribu peserta melalui proses rekonsiliasi dan validasi data.

“Sekarang PKS-nya ada di angka 3.221 peserta, namun memang ini akan berprogres sampai nanti di angka 10 ribu peserta,” ujar Erika.

Ia mengatakan, sekitar 6.800 peserta lainnya akan diverifikasi kembali melalui kerja sama antara Yayasan Caritas Timika, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan BPJS Kesehatan.

“Nanti akan diverifikasi lanjut, dicek datanya apakah bisa dimasukkan kembali. Jadi kombinasi antara Yayasan Caritas, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan,” katanya.

Baca juga: Piala Dunia 2026, Kapolda Papua Tengah Jagokan Timnas Argentina

Erika menambahkan, kerja sama tersebut merupakan perpanjangan program yang telah berjalan sejak tahun 2021.

“Ini prosesnya sebenarnya perpanjangan kerja sama. Jadi awal PKS-nya di tahun 2021 dan berlanjut terus sampai 2026,” jelasnya.

Ia berharap pertemuan tersebut dapat berjalan lancar dan memberi manfaat bagi masyarakat Papua, khususnya masyarakat di Kabupaten Mimika.

“Semoga kegiatan hari ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua untuk memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Papua,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Wakil Ketua Bidang Perencanaan Program YPMAK, Billy Korwa mengatakan, YPMAK hadir untuk mendukung program pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat Amungme dan Kamoro.

Baca juga: Demam Piala Dunia 2026, Warga Nabire Jagokan Spanyol dan Sihir Tiki-Taka

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved