Senin, 1 Juni 2026

PTFI

PTFI, PSSI dan KNVB Perkuat Pembinaan Sepakbola Papua Lewat Coaching Clinic di Timika

Closing ceremony berlangsung di Mimika Sport Complex (MSC), SP-5, Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (30/5/2026).

Tayang:
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto PTFI, PSSI dan KNVB Perkuat Pembinaan Sepakbola Papua Lewat Coaching Clinic di Timika
TribunPapuaTengah.com/Feronike Rumere
FREEPORT INDONESIA - Penutupan Coaching Clinic SepakBola hasil kerja sama PTFI, PSSI dan KNVB di Mimika Sport Complex (MSC), Timika, Sabtu (30/5/2026). Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha menilai pemain muda Papua mampu beradaptasi dengan metode latihan modern dan tidak tertinggal dalam pemahaman sepak bola. Foto: Tribun-PapuaTengah. com/Feronike Rumere. 

Ringkasan Berita:
  • PTFI, PSSI, dan KNVB resmi menutup program coaching clinic sepak bola usia muda di Timika, Papua Tengah. 
  • Kegiatan tiga hari ini diikuti siswa PFA serta pelatih SATP dan YPJ guna meningkatkan teknik serta strategi sepakbola modern. I
  • nstruktur KNVB Piet de Jong memuji potensi besar anak Papua, sementara Waketum PSSI Ratu Tisha mengapresiasi kecerdasan dan adaptasi cepat para pemain muda.

 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Asosiasi Sepakbola Belanda (KNVB) resmi menutup Coaching Clinic Sepakbola.

Closing ceremony berlangsung di Mimika Sport Complex (MSC), SP-5, Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan selama tiga hari tersebut diikuti siswa Papua Football Academy (PFA), pelatih dari Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP), serta Yayasan Pendidikan Jayawijaya (YPJ) Kuala Kencana.

Program coaching clinic difokuskan pada peningkatan kapasitas pelatih serta pengembangan teknik dan strategi permainan sepak bola bagi para pemain muda Papua.

Baca juga: Euforia Piala Dunia 2026: Polisi Nabire Ini Jagokan Argentina dan Ingatkan Warga Jaga Kamtibmas

Sebelum seremoni penutupan, para peserta mengikuti sesi latihan di lapangan mulai pukul 13.30 hingga 15.00 WIT.

Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan Closing Ceremony hingga pukul 16.00 WIT.

Hadir closing ceremony tersebut Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha, Direktur Teknis PSSI Alexander Zwiers, instruktur KNVB Piet de Jong dan Andre Simmelink.

Lalu perwakilan pemain Timnas U-23 Indonesia, jajaran PSSI, manajemen PTFI, Direktur Global Gorillaz Network (GGN) Rizky Aidi, serta pelatih dan siswa PFA.

Senior Vice President Sustainable Development PTFI, Nathan Kum, mengatakan coaching clinic tahun ini merupakan pelaksanaan kedua setelah pertama kali digelar pada 2025.

Baca juga: Diserang Menggunakan Bom, Tiga Anggota OPM di Kabupaten Nduga Tewas

Menurutnya, pada tahun lalu kegiatan hanya melibatkan 11 pelatih dari Papua Football Academy.

Namun pada tahun ini peserta diperluas dengan melibatkan pelatih dari YPJ Kuala Kencana dan Sekolah Asrama Taruna Papua.

"Melalui kemitraan dengan PSSI, PTFI berkomitmen mendukung pengembangan teknik dan strategi sepakbola bagi para pelatih serta pemain muda Papua," ujar Nathan..

Nathan berharap ilmu dan pengalaman yang diberikan instruktur KNVB dapat meningkatkan kualitas latihan dan performa tim di masing-masing sekolah maupun akademi sepakbola.

Baca juga: Piala Dunia 2026, Kepala Suku Wate di Kabupaten Nabire Otis Money Jagokan Timnas Brasil

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved