Senin, 1 Juni 2026

Kabakaran Gereja di Timika

Gereja Katolik Stasi Fransiskus Pomako Timika Terbakar, Polisi Duga Lilin Jadi Penyebab

“Kami terima laporan sekira pukul 19.14 WIT tapi saat armada tiba seluruh bangunan gereja tersebut telah ludes

Tayang:
zoom-inlihat foto Gereja Katolik Stasi Fransiskus Pomako Timika Terbakar, Polisi Duga Lilin Jadi Penyebab
TribunPapuaTengah.com/Istimewa
KEBAKARAN GEREJA- Kondisi Gereja Katolik Stasi Fransiskus di Kampung Pomako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yang hangus terbakar pada Rabu (27/5/2026) malam. Diduga api berasal dari lilin yang lupa dipadamkan usai ibadah misa. 

Ringkasan Berita:
  • Gereja Katolik Stasi Fransiskus di Kampung Pomako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, hangus terbakar pada Rabu (27/5/2026) malam.
  • Polisi menduga kebakaran dipicu lilin yang lupa dipadamkan usai ibadah misa, sementara proses pemadaman terkendala akses air laut yang surut dan keterlambatan armada damkar.

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Gereja Katolik Stasi Fransiskus berada di RT 03 Kampung Pomako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah hangus terbakar pada, Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIT.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kobaran api dengan cepat melalap seluruh bangunan gereja yang sebagian besar terbuat dari kayu dan papan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika, Agustina Rehaded membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 19.14 WIT.

Baca juga: Momen Piala Dunia 2026, Bupati Paniai: Para Fans Jaga Kamtibmas

“Kami terima laporan sekira pukul 19.14 WIT tapi saat armada tiba seluruh bangunan gereja tersebut telah ludes,” kata Agustina saat dihubungi, Kamis (28/5/2026).

Ia menjelaskan, tiga unit armada pemadam kebakaran sempat dikerahkan menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman api.

Namun dalam perjalanan, armada Damkar dihadang oleh massa merasa kecewa karena mobil pemadam dianggap terlambat tiba di lokasi kejadian.

Akibat aksi tersebut, satu unit mobil pemadam mengalami kerusakan setelah dilempari warga.

“Terpaksa tiga armada kami kembali ke Timika. Lagian saat armada kami tiba di TKP gerejanya sudah hangus karena memang bangunan dari kayu,” ujarnya.

Menurut Agustina, kondisi ini menjadi evaluasi bagi pemerintah daerah terkait akses penanganan kebakaran di wilayah pesisir Mimika Timur.

BPBD Mimika pun telah merencanakan pembangunan pos khusus pemadam kebakaran di wilayah Mimika Timur.

“Perencanaan sudah ada di lahan dekat kantor Distrik Mimika Timur. Semoga tahun ini bisa segera dibangun pos,” katanya.

Baca juga: YPMAK, BPJS Kesehatan, dan Yayasan Caritas Timika Perpanjang PKS JKN bagi Masyarakat 7 Suku Mimika

Sementara itu, Polres Mimika menyebut kebakaran diduga dipicu kelalaian manusia.

Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, api diduga berasal dari lilin yang lupa dipadamkan usai ibadah misa sore.

“Saksi-saksi mengaku bahwa saat sore hari ada ibadah, kemudian lilin lupa dipadamkan,” kata Hempy.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved