Festival Media Se Tanah Papua 2026
Albert Yomo Sebut Posisi Wartawan Harus Jadi Jembatan Rakyat
"Posisi wartawan, kalau masyarakat alami masalah, kita sebagai jembatan," tambahnya.
Penulis: Melkianus Dogopia | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/ALBERT-YOMU.jpg)
Acara perdana ini dihadiri 149 jurnalis dari enam provinsi di Tanah Papua, serta pelajar dan mahasiswa.
Baca juga: Selami Potensi Desa melalui Tulisan, Generasi Muda di Nabire Ditantang Viralkan Cerita Kampung
Berbagai kegiatan telah diselenggarakan selama festival, termasuk pelatihan jurnalistik investigasi, talk show, pameran foto, dan malam penganugerahan Papua Jurnalistik Award 2026.
Menutup komentarnya mengenai penyelenggaraan festival perdana ini, Yomo menyampaikan apresiasi.
"Kalaupun ada kekurangan, jadi lumrah, jadi wajar karena ini baru pertama kali terjadi. Jadi kita lakukan, nanti kita akan sempurnakan hal-hal yang kurang di kemudian hari," ujarnya, menilai festival berlangsung aman dan lancar dari hari pertama hingga penutupan. (*)
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Festival Media Se-Tanah Papua 2026
Festival Media se Tanah Papua
Albert Yomo
| Festival Media Perdana se-Tanah Papua Sukses Menjaring 1.132 Peserta Aktif |
|
|---|
| Redaktur Tempo Ajak Jurnalis Lokal Papua Kolaborasi Liputan Investigatif |
|
|---|
| Festival Media se-Tanah Papua Jadi Panggung Promosi UMKM Lokal |
|
|---|
| Selami Potensi Desa melalui Tulisan, Generasi Muda di Nabire Ditantang Viralkan Cerita Kampung |
|
|---|
| Kritik Pedas Jhon Gobai: Pemerintah Daerah Pilih Kasih dalam Implementasi Perda Perlindungan OAP |
|
|---|