Info Papua
Rayakan Papua Kembali ke NKRI, Ribuan Bendera Merah Putih Berkibar di Nabire
"Kami ingin memastikan generasi muda tidak lupa bahwa kita adalah bagian dari sejarah besar yang merdeka sejak 1945
Penulis: Calvin Eluis Erari | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/bmp-ri-ppt-27.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, NABIRE- Pagi di ufuk timur Indonesia selalu punya cara sendiri untuk bercerita.
Di bawah langit Kabupaten Nabire mulai benderang udara pesisir terasa lebih hangat dari biasanya.
Bukan karena terik matahari, melainkan karena getaran semangat ratusan warga Orang Asli Papua (OAP) memadati Taman Gizi, Distrik Nabire, Kelurahan Oyehe, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Baca juga: Hari Ini, Mayoritas Wilayah Mimika Berpotensi Hujan Ringan
Di tangan mereka yang berkumpul ada sebanyak 3.000 bendera Merah Putih digenggam.
Bendera ini bukan sekadar kain yang berkibar tetapi juga sebagai simbol dari sebuah identitas telah mengakar kuat selama puluhan tahun.
Momen 1 Mei bagi mereka bukan lagi sekadar deretan angka kaku dalam buku sejarah melainkan perayaan tentang pulang, harapan, dan kerinduan mendalam pada Ibu Pertiwi.
Tepat pukul 09.30 WIT suasana haru sekaligus bangga menyeruak saat iring-iringan pawai mulai bergerak.
Menyusuri Jalan Merdeka menuju Pantai Nabire, ribuan bendera kecil dibawa massa dengan kendaraan motor maupun tampak menari-nari ditiup angin laut.
Klakson hingga sirine panjang pun dibunyikan dalam pawai ini sebagai tanda Papua adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Di sepanjang jalan, lagu Indonesia Raya dan kidung perjuangan menggema merdu mengundang senyum hangat dari warga menyaksikan di pinggir jalan.
Kegiatan diinisiasi oleh Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) ini membuktikan bahwa semangat kebangsaan tumbuh subur dari akar rumput.
Baca juga: Musrenbang Papua Tengah, Pemkab Puncak Usulkan Program Strategis Ekonomi dan Pendidikan
Sekjen DPP BMP RI Papua, Ali Kabiay, dengan mata berbinar menegaskan pentingnya menjaga api sejarah ini tetap menyala bagi anak cucu.
"Kami ingin memastikan generasi muda tidak lupa bahwa kita adalah bagian dari sejarah besar yang merdeka sejak 1945," kata Ali kepada awak media termasuk TribunPapuaTengah.com, Jumat (1/5/2026).
Ali bilang juga, bagi masyarakat Nabire kedaulatan tidak hanya dirayakan lewat simbol tetapi juga lewat aksi nyata yang menyentuh sesama.
Baca juga: Beredar Flyer Ajakan Aksi Jilid II pada 1 Mei 2026 di Medsos, Ini Respon Kapolres Nabire
"Dalam persatuan ada tanggung jawab untuk saling menopang beban ekonomi dan kesejahteraan," ujarnya.
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Kabupaten Nabire
Rayakan Papua Kembali ke NKRI
DPC BMP RI Nabire
BMP RI Nabire
Sekjen BMP Papua Ali Kabiay
DPC BMP RI Kabupaten Nabire
Ketua DPC BMP Nabire Permenas Maniani
| Berantas Stunting, Pemprov Papua Tengah Bakal Luncurkan Program Jamsos Ibu dan Anak |
|
|---|
| Arnold Ronsumbre Klaim 1 Mei Momentum Perkuat Integrasi dan Kedamaian Papua dalam Bingkai NKRI |
|
|---|
| Menuju SDM Unggul, Papua Tengah Perkuat Strategi Kesehatan Reproduksi Berbasis Kearifan Lokal |
|
|---|
| Target Rekor MURI dan Kemajuan Papua, Pulau Doom Target Cetak 500 Guru Bahasa Inggris dalam 5 Hari |
|
|---|
| Fokus Dana Otsus, Hari Kedua Musrenbang Papua Tengah Tajamkan Strategi 2027 |
|
|---|