Kamis, 7 Mei 2026

Anggota Kodim 1715 Yahukimo Gugur

Dipicu Cekcok, Anggota Kodim 1715/Yahukimo Gugur Ditembak Anggota Bais

Penembakan dipicu oleh cekcok antara keduanya mana pelaku melepaskan 3 kali tembakan ke arah kepala korban sehingga korban meninggal dunia

Tayang: | Diperbarui:
zoom-inlihat foto Dipicu Cekcok, Anggota Kodim 1715/Yahukimo Gugur Ditembak Anggota Bais
Istimewa
PENEMBAKAN- Satu anggota Kodim Yahukimo gugur saat ditembak anggota bais. 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, KEEROM- Kasus penembakan kembali terjadi di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, Minggu (7/9/2025) sekitar pukul 08.00 WIT.

Lokasi kejadian di Kampung Kalimo, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua.

Baca juga: Flobamora Mimika Minta Kapolri Tinjau Kembali PTDH Kompol Kosmas Kaju Gae

Penembakan dilakukan oleh Kapten Inf John selaku Dantim Satgas Ketapang Swasembada BAIS terhadap Praka Petrus Muenda anggota Kodim 1715/Yahukimo.

Korban diketahui merupakan anggota sudah tidak masuk kantor.

Penembakan dipicu oleh cekcok antara keduanya mana pelaku melepaskan 3 kali tembakan ke arah kepala korban sehingga korban meninggal dunia di tempat kejadian.

Adapun kronologis kejadian sebagai saat korban sudah berstatus disersi sedang berada di lokasi membantu warga sekitar melakukan pekerjaan pengadukan semen di mana, situasi awal berjalan normal.

Sesampainya di tempat tersebut Kapten Inf John terlihat dalam kondisi marah dan langsung cekcok dengan korban sehingga pertengkaran berlangsung hingga memicu emosi dari kedua belah pihak.

Baca juga: ‎Bupati Deiyai Bantu Rp150 Juta Peresmian Gedung Gereja Kalvari Bomou II

Dalam situasi semakin panas Kapten Inf John kemudian mengeluarkan senjata api berjenis Revolver dan melepaskan tiga kali tembakan ke arah korban.

Tembakan mengenai bagian kepala korban dan menyebabkan korban meninggal dunia seketika di tempat kejadian.

Baca juga: Buka Latsar CPNS 2024, Ini Harapan Wagub Deinas Geley

Warga  berada di sekitar lokasi langsung terkejut dan ketakutan sementara sebagian berusaha memberikan pertolongan namun korban sudah tidak dapat diselamatkan.

Hingga saat ini motif penembakan belum diketahui secara pasti namun terdapat dua versi keterangan bahwa, peristiwa dipicu oleh cekcok pribadi antara pelaku dan korban serta adanya klaim dari pihak pelaku bahwa tindakannya merupakan bentuk pembelaan diri. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved