Pesawat Smart Air Ditembak
Satgas Operasi Damai Cartenz Beberkan Penembakan Pilot Smart Air di Bandara Koroway
“Untuk sementara yang bisa kami pastikan ada dua korban. Untuk yang lainnya masih kami dalami.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/faizal-kororoway.jpg)
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Suasana tenang di Bandara Korowai Batu (Danowage), Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, mendadak berubah mencekam ketika rentetan tembakan terdengar dari arah sekitar bandara.
Insiden itu menimpa pesawat perintis Smart Air PK-SNR, Rabu (11/2/2026) siang.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, pesawat yang terbang dari Bandara Tanah Merah tersebut telah mendarat dan terparkir di apron.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Kamis 12 Januari 2026, Seluruh Wilayah Mimika Waspada Dilanda Petir
Para penumpang bahkan sudah turun dari pesawat ketika tembakan dilepaskan oleh orang tak dikenal dari arah sekitar bandara.
Mendengar tembakan, para penumpang langsung berupaya menyelamatkan diri ke arah hutan di sekitar lokasi.
Dalam situasi kacau tersebut, pilot dan co-pilot berusaha menyelamatkan diri menyusul penumpang, namun keduanya ditembak saat berada di area landasan (runway).
Hingga saat ini, aparat memastikan dua korban meninggal dunia, sementara kondisi penumpang lainnya masih dalam pendataan.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, membenarkan pihaknya menerima informasi penembakan tersebut pada siang hari.
“Kami mendapat informasi bahwa ada penembakan terhadap salah satu maskapai di wilayah Korowai, Kabupaten Boven Digoel. Kami juga menerima kabar adanya korban di sana,” ujarnya.
Baca juga: Kisah Inspiratif Abraham Kateyau: Dari Buruh Pelabuhan Jadi Sekda Mimika, Ada Peran Besar YPMAK
Ia menjelaskan, saat ini Satgas masih melakukan konsolidasi kekuatan untuk merespons situasi di lapangan.
“Sore ini kami sudah menerbangkan pasukan ke Boven Digoel. Harapannya kami bisa menilai situasi di lokasi dan menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan evakuasi, berdasarkan penilaian kondisi yang ada,” kata Brigjen Faizal.
Pasukan yang diberangkatkan merupakan pergeseran personel dari luar Papua sebagai bagian dari penguatan pengamanan dan penyelidikan.
Baca juga: Egon Irawan: Pilot Smart Air yang Gugur Ditembak KKB di Boven Digoel, Punya Hobi Koleksi Motor Tua
Terkait pelaku penembakan, Kaops menegaskan bahwa identitas maupun kelompok pelaku masih dalam proses penyelidikan.
“Untuk sementara yang bisa kami pastikan ada dua korban. Untuk yang lainnya masih kami dalami. Situasi terakhir, kami terus berupaya berkomunikasi dan memonitor kondisi masyarakat di sekitar lokasi,” tambahnya.
Baca juga: Pascapenembakan Pesawat Smart Air di Koroway, Polres Boven Digoel Amankan TKP dan Evakuasi Korban
Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga menyampaikan bahwa prioritas saat ini adalah memastikan keselamatan warga serta membuka akses informasi dari lokasi kejadian yang berada di wilayah terpencil.
Aparat gabungan TNI-Polri kini terus berkoordinasi untuk mengamankan area bandara serta menyiapkan langkah evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut. Perkembangan situasi di Korowai masih terus dipantau secara intensif. (*)
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Korowai
Penembakan Pesawat Smart Air di Korowai
OPM di Korowai Papua Selatan
Distrik Korowai
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026
Satgas Operasi Damai Cartenz
Brigjen Pol Faizal Ramadhani
Wakaops Damai Cartenz Kombes Pol Adarma Sinaga
| Pasca-Penembakan Pilot Smart Air, 4 Pelaku Diamankan dan Pengamanan Bandara Korowai Diperketat |
|
|---|
| Warga Korowai Kumpulkan Uang Duka Untuk Kedua Pilot yang Tewas Ditembak OPM |
|
|---|
| Trauma Usai KKB Berulah di Bandara Koroway Boven Digoel, 39 Warga Mengungsi ke Kabupaten Tetangga |
|
|---|
| Tragedi Penembakan Pilot Oleh OPM di Bandara Korowai Batu Buat Orang Papua Murka |
|
|---|
| Pasca-Penembakan Pilot Smart Air, Aparat Kuasai Bandara Koroway Batu |
|
|---|