Pesawat Smart Air Ditembak
Pasca-Penembakan Pilot Smart Air, Aparat Kuasai Bandara Koroway Batu
“Sejak pagi personel kami sudah berhasil mengamankan area bandara dan mengevakuasi kedua korban ke Timika
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/evakuasi-korban-ke-rsud-mimika.jpg)
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, KOROWAY- Ditengah duka yang menyelimuti wilayah pedalaman Papua, aparat gabungan memastikan satu hal keselamatan warga adalah prioritas.
Pagi ini, respons cepat Operasi Damai Cartenz 2026 membuahkan hasil. Area Bandara Korowai Batu berhasil diamankan, dan proses evakuasi korban telah dituntaskan, Kamis (12/2/2026) pagi.
Sejak pukul 06.00 WIT, personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 yang dibantu unsur TNI telah memasuki lokasi dan menguasai situasi di sekitar bandara.
Baca juga: LAGI- OPM Kodap XVI Yahukimo Tembak Warga Sipil, Korban Dalam Kondisi Sadar
Fokus utama adalah mengevakuasi dua awak pesawat perintis yang menjadi korban dalam insiden penembakan yang terjadi sehari sebelumnya.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani menegaskan bahwa langkah cepat diambil untuk memastikan situasi tidak semakin meluas.
“Sejak pagi personel kami sudah berhasil mengamankan area bandara dan mengevakuasi kedua korban ke Timika. Keselamatan masyarakat dan stabilitas wilayah menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.
Kedua jenazah telah diterbangkan ke Timika untuk proses identifikasi dan autopsi. Setelah pemulasaraan selesai, jenazah akan diberangkatkan ke Jakarta untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Sementara itu, seluruh penumpang pesawat yang berjumlah 13 orang dipastikan selamat. Mereka merupakan warga lokal yang segera mengamankan diri dan telah kembali ke rumah masing-masing.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo dalam keterangannya menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu bersama unsur TNI.
Baca juga: Jenazah Pilot Pesawat Smart Air yang Ditembak OPM Dievakuasi ke RSUD Mimika
“Alhamdulillah, pagi ini pasukan sudah masuk dan mengamankan lokasi termasuk pesawat. Evakuasi korban sudah selesai dilaksanakan. Saat ini kami fokus pada sterilisasi area dan memastikan situasi benar-benar kondusif,” ujarnya dari Bandara Tanah Merah.
Sebanyak 20 personel Ops Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi dan diperkuat 12 personel Kopasgat TNI AU.
Koordinasi lanjutan juga dilakukan dengan jajaran TNI AD untuk penguatan pengamanan, mengingat wilayah tersebut merupakan bandara perintis yang selama ini melayani akses vital masyarakat pedalaman.
Baca juga: Satgas Operasi Damai Cartenz Beberkan Penembakan Pilot Smart Air di Bandara Koroway
Dampak psikologis turut dirasakan warga. Berdasarkan data sementara, 39 warga sempat mengungsi ke arah Senggo karena rasa takut.
Aparat kini berupaya mensterilkan lokasi agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal, termasuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan di wilayah tersebut.
“Setelah area kami amankan dan situasi dinyatakan kondusif, kami berharap warga yang mengungsi dapat kembali dan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan seperti biasa,” tambah Kombes Yusuf.
Baca juga: Kisah Inspiratif Abraham Kateyau: Dari Buruh Pelabuhan Jadi Sekda Mimika, Ada Peran Besar YPMAK
TribunPapuaTengah.com
Penembakan Pesawat Smart Air di Korowai
OPM di Korowai Papua Selatan
Distrik Korowai
TPNPB wilayah Yahukimo dan Korowai
Korowai
| Pasca-Penembakan Pilot Smart Air, 4 Pelaku Diamankan dan Pengamanan Bandara Korowai Diperketat |
|
|---|
| Warga Korowai Kumpulkan Uang Duka Untuk Kedua Pilot yang Tewas Ditembak OPM |
|
|---|
| Trauma Usai KKB Berulah di Bandara Koroway Boven Digoel, 39 Warga Mengungsi ke Kabupaten Tetangga |
|
|---|
| Tragedi Penembakan Pilot Oleh OPM di Bandara Korowai Batu Buat Orang Papua Murka |
|
|---|
| TPNPB-OPM Klaim Bertanggungjawab Atas Penembakan Pesawat Smart Air di Koroway |
|
|---|