Rabu, 15 April 2026

Info Biak Numfor

Satgas MBG Biak Numfor Dorong Peran Media Kawal Program Makan Bergizi Gratis

Kamaruddin mengungkapkan bahwa pola kerja operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lapangan saat ini hanya melibatkan sedikit orang.

Tayang:
Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Satgas MBG Biak Numfor Dorong Peran Media Kawal Program Makan Bergizi Gratis
Tribunnews.com
PERAN MEDIA - Sekretaris Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Biak Numfor, Kamarudin, saat ditemui media Tribun di Biak, Sabtu (14/2/2026) Foto : Tribun-Papua.com/Fiona Sihasale 

Ringkasan Berita:
  • Sekretaris Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Biak Numfor, Kamarudin, menyoroti minimnya informasi publik terkait pelaksanaan program nasional MBG di daerah. 
  • Ia mendesak keterlibatan media massa secara terorganisir untuk memperkuat edukasi gizi dan transparansi anggaran. 
  • Langkah ini diambil guna memitigasi kendala operasional pada sembilan unit dapur SPPG yang melayani ribuan siswa di Biak.

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, BIAK NUMFOR Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Biak Numfor, Papua, kini memasuki babak baru dengan penguatan pengawasan melalui peran media massa.

Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Biak Numfor, Kamaruddin, menyebut keterlibatan pers sangat mendesak untuk memastikan informasi program sampai ke akar rumput secara akurat.

Hal ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat sekaligus menutup celah disinformasi mengenai distribusi gizi bagi ribuan siswa di wilayah tersebut.

Kamaruddin mengungkapkan bahwa pola kerja operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lapangan saat ini hanya melibatkan sedikit orang.

Kondisi tersebut menyebabkan penyebaran informasi mengenai capaian dan kendala program masih sangat minim di tengah masyarakat.

Baca juga: Puskesmas Aplim Nyaris Terbakar Karena Teror OTK, Warga Dekai Bertaruh Nyawa Pasang Badan Halau Aksi

Minimnya publikasi dikhawatirkan memicu kesalahpahaman publik terhadap target besar yang diusung oleh pemerintah pusat melalui program MBG.

“Kami di Satgas MBG melihat keterlibatan media perlu mendapat perhatian serius karena informasi di lapangan masih sangat minim,” ujar Kamaruddin saat ditemui di Biak, Sabtu (14/2/2026).

Ia tak memungkiri bahwa media massa memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi antara pelaksana teknis dan warga selaku penerima manfaat. 

Pemberitaan yang objektif juga berfungsi sebagai dokumen autentik bagi tim satgas dalam memantau perkembangan di lapangan secara berkala.

Selain itu, temuan jurnalis di lapangan dapat menjadi bahan evaluasi kritis bagi pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk perbaikan sistem.

Baca juga: Bupati Mimika Minta Maaf ke Keluarga Pemilik Tanah Tembus Bandara Mozes Kilangin 

Lebih jelas kata Kamaruddin, fakta-fakta yang ditemukan media dapat dijadikan bahan mitigasi risiko terhadap potensi kendala operasional.

 “Apa yang ditemukan media di lapangan bisa menjadi bahan masukan bukan hanya untuk Biak, melainkan daerah lain juga,” katanya.

Rencana penguatan peran media ini akan diusulkan secara khusus dalam rapat koordinasi teknis mendatang.

Satgas berkeinginan membangun pola kerja yang lebih terorganisir tanpa mengintervensi independensi ruang redaksi media massa.

Fokus utama sinergi ini adalah menyampaikan capaian program serta memberikan edukasi kepada orang tua siswa mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak dini.

Baca juga: Pemalangan Jalan di Jalur Petrosea Menuju Bandara Mozes Kilangin Timika Akhirnya Dibuka

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved