Selasa, 19 Mei 2026

Kabupaten Puncak

Pemkab Puncak Minta Maaf Kepada Seluruh Masyarakat Mimika Atas Konflik Kwamki Narama

Nenu menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Kabupaten Mimika sekaligus seluruh masyarakat Mimika atas konflik terjadi

Tayang:
zoom-inlihat foto Pemkab Puncak Minta Maaf Kepada Seluruh Masyarakat Mimika Atas Konflik Kwamki Narama
Tribunnews.com
Wakil Bupati Puncak, Naftali Akawal dan Pj Sekda, Nenu Tabuni saat diwawancarai, Senin (12/1/2026) di Timika. 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Pemerintah Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah meminta maaf kepada seluruh masyarakat Mimika atas konflik di Distrik Kwamki Narama.

Permintaan maaf tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Puncak, Naftali Akawal dan Pj Sekda, Nenu Tabuni pasca perdamaian dilakukan kemarin, Senin (12/1/2026).

Baca juga: Pembukaan Festival Media se-Tanah Papua di Nabire Bakal Diawali Penampilan Tarian 

Pasalnya masayarakat terlibat dalam perang tersebut sebagian besar berasal dari Kabupaten Puncak sekaligus penghuni Distrik Kwamki Narama.

Nenu menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Kabupaten Mimika sekaligus seluruh masyarakat Mimika atas konflik terjadi di Kwamki Narama selama hampir empat bulan.

Di mana, dalam konflik diketahui 11 orang meninggal dunia.

"Kami menyampaikan permintaaf maaf kepada Pemda dan masyarakat Mimika serta aparat atas konflik keluarga yang dilakukan oleh warga Kabupaten Puncak. Tentunya hal itu sudah sangat meresahkan dan juga mengganggu aktifitas warga," katanya.

Baca juga: Seorang Warga di Yahukimo Dianiaya OTK Menggunakan Senjata Tajam, Ini Kronologis Kejadiannya

Dirinya mengatakan, konflik ini bukanlah konflik antar suku dengan suku lain tetapi murni konflik keluarga masyarakat Puncak.

"Ini perang antar keluarga saja tidak dengan suku lain. Dan saya berharap dengan adanya perdamaian ini kejadian ini tidak akan terulang lagi," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved