Selasa, 28 April 2026

Info Mimika

Bappeda Mimika Libatkan Publik dalam Perencanaan Pembangunan Jangka Menengah 2025-2029

Kepala Bappeda Kabupaten Mimika, Yohana Paliling, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan konsultasi publik untuk rencana awal (ranwal) RPJMD.

Tayang:
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Bappeda Mimika Libatkan Publik dalam Perencanaan Pembangunan Jangka Menengah 2025-2029
Tribun-PapuaTengah.com/Feronike Rumere
FGD RPJMD- Kepala Kepala Dinas Bappeda Mimika, Yohana Paliling, saat diwawancarai di Aula Bappeda, jln Mayon, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (21/5/2025). Foto: Tribun-PapuaTengah.com/Feronike Rumere 

Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Feronike Rumere 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM,MIMIKA-  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika menggelar Forum Perangkat Daerah (FGD) untuk menyusun Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029.

Acara yang berlangsung di kantor Bappeda, Jalan Mayon, Mimika, Papua Tengah, pada Rabu (21/5), menghadirkan Tim Ahli dari Universitas Brawijaya Malang dan Tim Skala dari Jayapura sebagai narasumber.

Kepala Bappeda Kabupaten Mimika, Yohana Paliling, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan konsultasi publik untuk rencana awal (ranwal) RPJMD.

"Kami menghadirkan para pemangku kepentingan, OPD teknis, akademisi, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta stakeholder terkait lainnya untuk bersama-sama memberikan saran dan masukan," ujarnya.

Baca juga: Tersangka KKB Eks Polisi, Aske Mabel dan Barang Bukti Diserahkan ke Kejari Wamena

Yohana pun menekankan pentingnya menghimpun aspirasi dan masukan dari masyarakat.

"Aspirasi dan harapan masyarakat akan memperkaya dan menyempurnakan dokumen RPJMD ke depan, termasuk koreksi, perbaikan, atau identifikasi kekurangan yang perlu diperbaiki," tambahnya.

Dirinya berharap kegiatan ini dapat menciptakan keselarasan, akuntabilitas, dan transparansi, serta sinergi dan integrasi pembangunan antar sektor.

Baca juga: Ini Agenda Kunjungan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Kabupaten Mimika

Bahkan, Yohana menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan harus selaras dengan kebijakan perencanaan nasional, baik dari Provinsi Papua Tengah maupun program prioritas Presiden.

"Karena kegiatan ini adalah kelanjutan dari persiapan yang sudah dilakukan sejak tahun 2024, sehingga dokumen RPJMD diharapkan rampung dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) sebelum September 2025, mengingat peraturan mengharuskan RPJMD terlaksana enam bulan setelah kepala daerah dan wakil kepala daerah dilantik,"paparnya.

Baca juga: BPS Mimika Perluas Jangkauan Data melalui Desa Cantik dan Pojok Statistik

Sementara itu, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong,, menyampaikan harapannya agar konsultasi publik ini menghasilkan perumusan visi dan misi Kabupaten Mimika.

"karena Visi dan misi ini akan menjadi pedoman utama dengan mempertimbangkan tantangan dan peluang di tingkat lokal, nasional, dan global,"tegasnya.

Baca juga: Perkuat Data Daerah, Wabup Mimika Gaungkan Kolaborasi dengan BPS

Kemong menambahkan, forum ini juga bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis isu-isu strategis Kabupaten Mimika, serta menetapkan prioritas pembangunan lima tahun ke depan.

Untuk itu, sambung Kemong, partisipasi aktif berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, sektor swasta, akademisi, masyarakat sipil, dan komunitas lokal, sangat penting untuk memastikan perencanaan pembangunan mencerminkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat Mimika.

"Dengan demikian, ranwal (rencana awal) RPJMD ini diharapkan menjadi instrumen strategis untuk mencapai visi pembangunan Kabupaten Mimika yang lebih baik,"tandasnya. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved