Pembangunan Jembatan Mangkrak
Proyek Jembatan Penghubung Antara Kampung Banti-Aroanop Mangkrak, Ada Dugaan Korupsi
Penanganan kasus yang sebelumnya berada dibawah naungan Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Mimika.
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Marselinus Labu Lela
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/Jembatan-Banti-Aroanop.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Proyek pemabangunan jempat penghubung antara Kampung Banti dan Kampung Aroanop, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika mangkrak.
Proyek pembangunan jempatan sepanjang 100 meter mangkrak tersebut diduga ada indikasi tindak pidana korupsi.
Baca juga: Jadwal Lengkap KM Dorolonda Bulan Juni 2025 Tiba di Kabupaten Nabire
Kasus tersebut kini telah menjadi perbincangan dan mengejutkan publik Mimika.
Penanganan kasus yang sebelumnya berada dibawah naungan Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Mimika.
Penanganan kasus hilang jejak setelah Kanit Tipikor yang menangani kasus ini tiba-tiba dinonaktifkan dari jabatannya.
Dilaporkan, proyek bernilai fantastis Rp11.884.800.000 yang sepenuhnya bersumber dari APBD Kabupaten Mimika tahun anggaran 2023.
Kasus tersebut diduga disengaja dihentikan agar prosesnya tidak sampai ke pengadilan.
Berdasarkan data dihimpun TribunPapuaTengan.com, Senin (9/6/2025) disebutkan pembayaran kontraktor pelaksana PT. DGI sudah mencapai 100 persen.
Meski sudah 100 persen namun di lapangan, fisik pekerjaan belum dilaksanakan.
Hal ini memicu kecurigaan kuat adanya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek berujung pada dugaan tindak pidana korupsi.
Baca juga: Proyek Lapter Hoeya Rp 30 Miliar Disorot, Anggota DPR Papua Tengah Desak Pemkab Mimika Audit Total
Dikabarkan proyek ini sudah menjadi temuan Kejaksaan, tinggal menunggu waktu saja kapan penetapan tersangkanya.
Penonaktifan Kanit Tipikor Satreskrim Polres Mimika disebut-sebut berkaitan erat dengan tekanan dari pihak tertentu.
Diduga berusaha mengkondisikan jalannya penanganan kasus ini hingga prosesnya jalan ditempat.
Baca juga: Mosi Tak Percaya! Mahasiswa Papua Sebut Kunjungan Gubernur Elisa Kambu ke Pulau Gag Hanya Pencitraan
Dugaan lain seperti ada upaya untuk mengamankan pihak-pihak tertentu agar tidak tersentuh hukum.
Sampai saat ini, pihak PT. DGI selaku kontraktor pelaksana belum memberikan keterangan resmi atas temuan tersebut.
Di sisi lain, Kejaksaan Negeri Timika dikabarkan telah mengantongi bukti awal dan siap menetapkan tersangka dalam waktu dekat. (*)
TribunPapuaTengah.com
Pemerintah Provinsi Papua Tengah
Warga Timika
INFO TIMIKA
Kabupaten Mimika
Proyek Jembatan Penghubung Antara Kampung Banti Ar
dugaan korupsi
| Banjir Rendam Gerbang Kabupaten Keerom di Kampung Yowong, Petani Keluhkan Gagal Panen |
|
|---|
| KPU Mimika: Rp 502,7 Juta Dana Hibah Pilkada Temuan BPK Sudah Dikembalikan ke Negara |
|
|---|
| Uskup Keuskupan Timika Ajak Semua Pihak Dukung Pendidikan di Papua Tengah |
|
|---|
| Ketua TP-PKK Kabupaten Puncak Raih 2 Penghargaan Bergengsi The Change Maker Awards 2026 Bali |
|
|---|
| Tragedi Penyerangan di Kabupaten Puncak, 8 Warga Sipil Tewas dan Anak 5 Tahun Jadi Korban Tembakan |
|
|---|