Minggu, 10 Mei 2026

Insiden Dogiyai

Kapolsek Kamuu Minta Maaf Atas Dugaan Ancaman Oknum Polisi Terhadap Kadistrik dan Wartawan

Setelah dihalangi, Markus memilih kembali ke kantor distrik untuk berkoordinasi dengan jajarannya soal situasi.

Tayang:
Penulis: Melkianus Dogopia | Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Kapolsek Kamuu Minta Maaf Atas Dugaan Ancaman Oknum Polisi Terhadap Kadistrik dan Wartawan
TribunPapuaTengah.com/Istimewa
DOGIYAI BERDARAH - Tampak korban Sipi Tibakoto (18 tahun), terdapat luka tembak di bagian kepala mengakibatkan korban meninggal dunia. Yulita Pigai (60 tahun), terdapat luka tembak di bagian betis. Dan, Martinus Yobee (19 tahun), mengalami luka tembak di bagian perut, Selasa (31/3/2026), pagi, sekitar pukul 10.00 WIT, di pusat kota Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah./Istimewa 

Sementara itu, terkait situasi keamanan, ia menyebut kondisi Dogiyai hingga hari kelima pasca kejadian sudah mulai kondusif.

“Untuk situasi di Dogiyai pasca kejadian hingga kurang lebih hari ini (hari kelima) situasi aman kondusif,” katanya.

Selanjutnya pasca kejadian, Yusuf  telah menginstruksikan anggotanya untuk tidak menggunakan senjata api, terutama di lingkungan permukiman warga.

“Saya sudah perintahkan juga kepada saya punya anggota untuk tidak boleh lepaskan tembakan. Kita lakukan sesuai SOP, kalau ade-ade pemuda ini datang sampai ke pintu maka buang saja gas air mata biar adik dorang bubar dan mundur,” tutupnya. (*)

 

 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved