PT Freeport Indonesia
8 Pemuda Suku Kamoro Dinyatakan Lulus IPN, Mulai Bekerja di Industri Perhotelan
“Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Papua area sekitar operasi Freeport.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/8-orang-kamoro-lulus-ipn.jpg)
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Sebanyak delapan pemuda Orang Asli Papua (OAP) dari Kampung Ayuka dan Kampung Tipuka di wilayah pesisir Kabupaten Mimika, telah lulus dari Program Apprentice Hospitality angkatan pertama Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN) dan siap bekerja di industri perhotelan dan hospitality.
"Kami jadi punya harapan baru setelah kami belajar bagaimana memberikan pelayanan secara profesional yang belum pernah kami dapatkan sebelumnya di bidang hospitality.
"Saya merasa jauh lebih percaya diri untuk masuk ke dunia kerja di industri perhotelan," kata salah satu peserta pelatihan Lukas Taote di Gedung Serba Guna Institut Pertambangan Nemangkawi, LIP Kuala Kencana, Timika, Senin, 27 April 2026.
Baca juga: DPR Papua Tengah Didesak Tindaklanjuti Aspirasi Forum Peduli Masyarakat Nabire
Ia mengatakan selama mengikuti pelatihan berdurasi 3,5 bulan, para peserta belajar tentang keterampilan, pengetahuan, dan cara bersikap dalam memberikan pelayanan yang ramah dan profesional kepada pelanggan.
Mereka juga belajar bagaimana meningkatkan keterampilan teknis petugas pelayan perhotelan, petugas barak (camp attendant) dan petugas restoran (mess attendant) di industri hospitality di Timika.
Senior Vice President Community Relations PTFI, Nathan Kum mengatakan PTFI terus berupaya mendorong peningkatan kapasitas SDM generasi muda Papua, khususnya putraputri Papua berdomisili di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Untuk pelatihan Angkatan pertama ini, peserta berasal dari wilayah kampung Ayuka–Tipuka di sekitar area Portsite dan Cargodock.
“Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Papua area sekitar operasi Freeport. Saat ini telah bersiap anak-anak muda pesisir untuk pelatihan tahap kedua dan semuanya tidak dipungut biaya. Mereka datang, belajar, praktik lapangan, hingga siap kerja,” katan Nathan.
Kepala Kampung Tipuka, Paulus Polce Muka mengapresiasi pelaksanaan pelatihan ini sekaligus menyampaikan rasa bangga terhadap capaian delapan pemuda dari kampungnya.
Baca juga: Yanto Eluay Serukan Persatuan Demi Stabilitas Ekonomi dan Sosial: Mari Jaga Papua Rumah Bersama!
“Terima kasih atas pelatihan intensif dan kepercayaan yang diberikan kepada anak-anak kami. Semoga mereka semakin percaya diri, memperoleh pekerjaan, dan terus mendapatkan perhatian sehingga dapat meraih keberhasilan,” ujar Paulus.
Ia berharap pemuda-pemuda di pesisir Mimika dapat memanfaatkan pelatihan ini sebaikbaiknya sehingga mereka dapat bekerja di lingkungan selain industri pertambangan secara profesional.
IPN adalah lembaga pelatihan kerja yang didirikan PT Freeport Indonesia. IPN merupakan bagian dari investasi sosial perusahaan untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal agar lebih kompetitif dan siap kerja.
Baca juga: Fakhiri Sebut Revisi UU Otsus Penting untuk Jamin Keuangan Daerah di Papua
Ada dua program pelatihan kerja di IPN yakni pelatihan non teknis dan pelatihan teknis.
Untuk pelatihan teknis terdapat jurusan mekanik alat berat, pengelasan, electrician, mekanik pabrik, operator pabrik, operator alat berat, pekerja tambang bawah tanah.
Untuk pelatihan non teknis baru dimulai tahun 2026 yaitu pelatihan hospitality berfokus pada pengembangan keterampilan layanan untuk mendukung operasional perhotelan, katering dan fasilitas akomodasi khususnya di lingkungan perusahaan dan industri pendukungnya. (*)
TribunPapuaTengah.com
Provinsi Papua Tengah
Kabupaten Mimika
PT Freeport Indonesia (PTFI)
Info PTFI
PTFI
Institut Pertambangan Nemangkawi
Nathan Kum
| Freeport Setor Tambahan Rp2,88 Triliun Kepada Pemda di Papua Tengah, Mimika Rp1,2 Triliun |
|
|---|
| PFA Cari Bakat 2026: Bidik Talenta Sepak Bola Masa Depan di Tanah Papua |
|
|---|
| Didukung PT Freeport Indonesia, Peserta Pelatihan Literasi AI di Timika Membludak |
|
|---|
| Lewat FGT 2026, Freeport-PSSI Gali Potensi Emas Sepakbola dari Timur Indonesia |
|
|---|
| Peringati HUT ke-59, Pekerja Tambang Freeport Naik Panggung Tampilkan Drama Musikal |
|
|---|