Info Mimika
Minyak Kita Langka di Pasar Sentral Mimika, Pedagang Terapkan Harga Jual Bervariasi
Kondisi tersebut membuat sejumlah pedagang sembako di Pasar Sentral Mimika menyesuaikan harga jual sesuai keterbatasan stok.
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/23-Mei-2026-Mintak-kitaa.jpg)
Ringkasan Berita:
- Stok minyak goreng Minyak Kita di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mulai langka dan memicu lonjakan harga di tingkat eceran.
- Di Pasar Sentral Mimika, harga ukuran 1 liter melonjak hingga Rp25 ribu dari distributor yang menembus Rp245 ribu per karton.
- Pedagang mengeluhkan pasokan yang terus menipis dalam beberapa bulan terakhir dan berharap ada penyesuaian harga agar kembali stabil.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA – Ketersediaan minyak goreng merek Minyak Kita di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mulai langka.
Kondisi tersebut membuat sejumlah pedagang sembako di Pasar Sentral Mimika menyesuaikan harga jual sesuai keterbatasan stok.
Pantauan TribunPapuaTengah.com, Jumat (22/5/2026) kemarin, sejumlah kios sembako di Pasar Sentral Mimika mulai jarang menjual Minyak Kita karena pasokan dari toko distributor terbatas.
Akibatnya, harga jual minyak goreng di tingkat pedagang eceran pun bervariasi.
Baca juga: Variasi Menu dan Edukasi Gizi Jadi Kunci Sukses Program MBG di Kota Jayapura
Salah satu pedagang sembako, Sari, mengatakan harga Minyak Kita terus mengalami perubahan mengikuti harga dari distributor.
“Minyak Kita 2 liter ada yang Rp 40 ribu, ada juga Rp 45 ribu. Kalau minyak Bimoli 1 liter Rp 30 ribu,” ujarnya.
Ia menyebut harga Minyak Kita per karton juga berbeda-beda tergantung pasokan yang diterima pedagang.
“Minyak Kita satu karton ada yang Rp 230 ribu, ada juga Rp 240 ribu. Kadang-kadang harga berubah-ubah, pasokan juga begitu,” beber Sari.
Baca juga: Genjot Sektor Ekonomi, Pemprov Papua Tengah Dorong Pengembangan Pohon Kelapa di Nabire
Menurutnya, Minyak Kita ukuran satu liter dijual Rp 23 ribu per kemasan jika pembeli mengambil dalam jumlah tertentu.
Pedagang lainnya, Rahayu, mengaku stok Minyak Kita sudah beberapa bulan terakhir sulit didapatkan.
“Jarang sih, syukur juga masih ada. Ini juga hanya beberapa karton saja yang dijual,” katanya.
Rahayu menyebut harga Minyak Kita ukuran satu liter per karton kini mencapai Rp 245 ribu, sehingga pedagang terpaksa menjual per liter dengan harga Rp 25 ribu.
“Semakin ke sini naik terus, memang dari toko juga naik. Kami hanya pengecer saja,” ujarnya.
Baca juga: Pengurus Dekranasda Kabupaten Puncak Bahas Persiapan Pameran dan Pemberdayaan Mama-mama
| Harga Emas di Mimika Turun ke Rp2,5 Juta per Gram, Warga Ramai-ramai Serbu Toko Perhiasan |
|
|---|
| FGD Penyusunan Perbup Posyandu, Pemkab Mimika Dorong Penguatan Layanan Masyarakat |
|
|---|
| Realisasi APBD Mimika Baru Capai 11, 38 Persen, BPKAD Sebut Belanja Modal Masih Tahap Pelelangan |
|
|---|
| Wabup Kemong Dorong Kepala OPD Mimika Tindak Tegas ASN Malas |
|
|---|
| DAD Mimika Ajak Pemuda Muslim Jaga Persatuan dan Nilai Adat Papua |
|
|---|