YPMAK
Tinggal di Pesisir Mimika, Anak Nelayan Kamoro Ini Raih Beasiswa YPMAK dan Prestasi Silat
Bernadus merupakan penerima beasiswa dari Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK).
Penulis: Feronike Rumere | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/26-Mei-2206-bernafuss.jpg)
Kegagalan Finansial Bukan Akhir Segalanya
Lulus dari SMK, Bernadus sempat mencoba peruntungan dengan mengikuti seleksi masuk anggota Polri.
Nasib baik berpihak pada fisiknya yang prima sehingga ia dinyatakan lolos tahapan tes awal.
Sayangnya, impian berseragam Korps Bhayangkara itu harus kandas karena keterbatasan biaya operasional.
Baca juga: Jelang Piala Dunia 2026, Henes Sondegau Jagokan Skuad Brasil Angkut Trofi
Kegagalan pertama tidak membuat langkahnya surut seketika.
Bernadus kemudian mencoba mendaftarkan diri pada seleksi prajurit TNI.
Namun, kendala biaya tiket transportasi dari kampung halaman kembali menjegal langkahnya untuk melanjutkan proses seleksi.
“Waktu ujian saya tes polisi sudah lolos, tapi terkendala biaya akhirnya saya tinggal di kampung. Mama bilang lanjut kuliah dulu baru saya kasih izin,” kenang Bernadus menirukan pesan ibunya.
Bangkit Lewat Jalur Beasiswa
Peluang emas akhirnya terbuka lebar saat YPMAK meloloskan Bernadus dalam program beasiswa utusan daerah.
YPMAK memfasilitasi Bernadus untuk berkuliah di Politeknik KP Sidoarjo, sebuah kampus kedinasan di bawah naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.
Di lingkungan barunya yang disiplin, taruna asal Papua ini tidak melempem.
Bernadus langsung mengukir prestasi gemilang pada tingkat satu perkuliahan.
Baca juga: Enam Pemkab di Papua Pegunungan Raih WTP, BPK Soroti Gaji Pensiunan yang Masih Dibayar
Ia berhasil merebut trofi juara 2 pencak silat dalam ajang bergengsi Bupati Cup 2025 di Jawa Timur.
Untuk menjaga performa fisiknya sebagai atlet sekaligus taruna, Bernadus menerapkan kedisiplinan yang sangat ketat setiap hari.
“Sore saya biasa lari dua putaran untuk latihan fisik,” jelasnya.
Melalui rekam jejak perjuangannya, Bernadus ingin membuktikan bahwa pemuda adat Papua mampu bersaing di tingkat nasional.
Ia berpesan agar generasi muda Amungme dan Kamoro terus berani bermimpi setinggi langit.
“Harus disiplin dan terus belajar supaya bisa dapat ilmu yang baik untuk masa depan,” pungkas Bernadus. (*)
TribunPapuaTengah.com
Bernadus Natani
Beasiswa YPMAK
YPMAK
PT Freeport Indonesia (PTFI)
Kabupaten Mimika
Kamoro
| Kisah Modestus Arpikini: Anak Kamoro dan Asa Merajut Mimpi hingga ke Negeri Sakura |
|
|---|
| Warga Potowaiburu Manfaatkan Bantuan Jaring Untuk Menambah Penghasilan |
|
|---|
| YPMAK Tinjau Program Kampung Sehat di Aikawapuka, Ini Hasilnya |
|
|---|
| Dinilai Sejalan Visi Pembangunan Daerah, Pemerintah Distrik Mimika Barat Jauh Dukung Program YPMAK |
|
|---|
| Kepala Kampung Boiya Apresiasi Program Kampung YPMAK, Harap Perhatian Pendidikan dan Kesehatan |
|
|---|