Hari Pers Nasional 2026
Dahlan Dahi Terima PWI Awards 2026, Munir: Figur Tulus dan Ikhlas Satukan Dua Kubu PWI
Penyerahan berlangsung pada forum Pucak Peringatan Hari Pers Nasional di Kota Serang, Banten, Senin (9/2/2026) pagi,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/9-Februari-2026-Dahlan-Dahi-terim-awar.jpg)
Sebagian organisasi wartawan lainnya, seperti Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), menolak HPN pada 9 Februari.
Menurut kedua organisasi pers ini, setelah Soeharto jatuh tahun 1998, ada sejumlah perubahan penting yang terjadi dalam bidang media yaitu koreksi regulasi Orde Baru.
Perjalanan Karier Jurnalistik Dahlan
Dahlan Dahi, lahir di Wanci, Kecamatan Wangi-Wangi, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, 1971.
Naluri jurnalis Dahlan Dahi diperoleh saat aktif di media kampus ketika mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.
Dahlan memulai karier jurnalis professional pada Surat Kabar Harian Surya, pers daerah milik Kompas Gramedia, pada 1 Januari 1994.
Awal era reformasi, euforia demokrasi memungkinkan dengan mudah lahirnya perusahaan penerbitan pers. PT Indopersda Primamedia, menerbitkan tabloid politik Bangkit.
Dahlan menjadi koordinantor peliputan mengerjakan tabloid Bangkit bersama almarhum Uki M Kurdi, almarhum Achmad Subechi, dan tim lainnya.
Pada saat konflik Teluk, dan penggulingan Presiden Irak Saddam Hussein, tahun 2003, Dahlan bertugas meliput ke Timur Tengah.
Ia reportase untuk koran-koran Persda, seperti Surya (Jatim), Banjarmasin Post dan Metro Banjar (Kalsel), Sriwijaya Post (Sumsel), Serambi Indonesia (Aceh), Pos Kupang (NTT), Bangka Pos, dan Metro Bandung (Jabar). Juga laporan untuk stasiun televisi TV7.
Pada kurun waktu bersamaan, Pers Daerah Kompas Gramedia mulai mengembangkan koran merek Tribun, dengan Harian Tribun Kaltim terbit perdana 8 Mei 2003.
Sepulang tugas di Irak, akhir 2003, Dahlan kemudian mendapat tugas baru bersama Uki M Kurdi mendirikan Surat Kabar Harian Tribun Timur (tribun-timur.com), yang terbit perdana 10 Februari 2004, dan kemudian menjadi Editor in Chief (Pemimpin Redaksi) Tribun Timur, 1 Januari 2009.
Seterusnya, karier Dahlan melejit menjadi General Manager Tribunnews, Director of Digital Tribunnews.com, dan Vice President of Entertainment News Kompas Gramedia.
Lalu sejak 1 Juli 2019, Dahlan mendapat amanah menjadi Chief Digital Officer KG Media, membawahi unit media berbasis digital di KG Media yakni Kompas.com, Kompas.TV, Kontan.co.id, Tribunnews. com, dan Grid Network.
Puncaknya, 1 November 2020, ia menjabat Chief Executive Officer (CEO) Tribun Network.
TribunPapuaTengah.com
Dahlan Dahi
CE Tribun Network
Ahmad Munir
Hari Pers Nasional
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)
CEO Tribun Network
| Apresiasi Jurnalis di Momen HPN 2026, Bupati Deiyai: Pers Jembatan Transparansi Pembangunan di Papua |
|
|---|
| HPN 2026, Pemkab Deiyai Tegaskan Pers Adalah Pilar Penting Pembangunan Daerah |
|
|---|
| Komnas HAM: Kebebasan Pers di Papua Hadapi Banyak Tantangan |
|
|---|
| HPN 2026: Deinas Geley Sebut Wartawan Cahaya Penerang Pembangunan Bagi 8 Kabupaten di Papua Tengah |
|
|---|