Jumat, 8 Mei 2026

Kabupaten Puncak

Duka Pemulangan Jenazah Siswa Program Puncak Cerdas, Elvis Tabuni Sampaikan Belasungkawa

“Kami titipkan anak-anak Puncak untuk dididik menjadi manusia yang berguna bagi bangsa

Tayang: | Diperbarui:
zoom-inlihat foto Duka Pemulangan Jenazah Siswa Program Puncak Cerdas, Elvis Tabuni Sampaikan Belasungkawa
Tribunnews.com/Istimewa
PENYERAHAN- Pemerintah Puncak dipimpin Bupati Puncak, Elvis Tabuni saat menerima jenazah dari pihak Yayasan Binterbusih dan selanjutnya menyerahkannya kepada keluarga untuk dimakamkan. 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, PUNCAK- Suasana duka menyelimuti prosesi penyerahan jenazah Anianus Murib, siswa Program Puncak Cerdas menempuh pendidikan di Kota Semarang.

Bupati Puncak Elvis Tabuni tak kuasa menahan tangis saat menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga.

Baca juga: Komnas HAM: Kebebasan Pers di Papua Hadapi Banyak Tantangan

Ia sekaligus menyampaikan belasungkawa dan bantuan duka dari pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Elvis Tabuni menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Puncak selama ini menitipkan putra-putri daerah kepada yayasan binterbushi agar dididik menjadi generasi berguna bagi bangsa dan daerah.

“Kami titipkan anak-anak Puncak untuk dididik menjadi manusia yang berguna bagi bangsa, terlebih khusus untuk Kabupaten Puncak. Namun harapan kami harus kami terima dengan ikhlas karena Tuhan berkehendak lain,” ujar Bupati, Senin (9/2/2026).

Lanjutnnya, pemerintah daerah menjadikan program pendidikan sebagai prioritas utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Baca juga: Respons Cepat Longsor, Tim KPBU Pasang jembatan Darurat Kalikil Yalimo

Melalui Program Puncak Cerdas, sejumlah pelajar dikirim untuk menempuh pendidikan di berbagai daerah, termasuk Semarang, Jayapura, hingga luar negeri, dengan tujuan menyiapkan generasi penerus pembangunan daerah.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga dan masyarakat Kabupaten Puncak atas peristiwa tersebut.

Baca juga: Sekolah di Dekai Lumpuh Akibat Konflik, Mahasiswa Yahukimo Desak Zona Aman Pendidikan Tanpa Senjata

Menurutnya, anak-anak yang dikirim untuk belajar merupakan harapan masa depan daerah, bukan untuk mengalami musibah.

“Sebagai kepala daerah, saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada orang tua dan keluarga. Tujuan kami menyekolahkan mereka agar menjadi penerus pembangunan Kabupaten Puncak,” katanya.

Baca juga: Meski Efisiensi Anggaran, Kinerja Bea Cukai Timika Sepanjang Tahun 2025 Tidak Ada Hambatan

Berdasarkan penjelasan pihak yayasan, almarhum Anianus Murib telah sakit sejak 17 Januari dan telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Namun, upaya pengobatan tersebut tidak berhasil menyelamatkan nyawanya.

Baca juga: Dahlan Dahi Terima PWI Awards 2026, Munir: Figur Tulus dan Ikhlas Satukan Dua Kubu PWI

Sesuai mekanisme berlaku, pemerintah daerah menerima jenazah dari pihak yayasan dan selanjutnya menyerahkannya kepada keluarga untuk dimakamkan.

Pemerintah Kabupaten Puncak akan memberikan bantuan duka sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian kepada keluarga yang ditinggalkan. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved