Pekerja PT HAL Dipulangkan
Terlantar Usai Pelatihan, Pemkab Mimika Gercep Evakuasi Pekerja PT HAL dari Jakarta
Puluhan pekerja ini sebelumnya mengikuti pelatihan kerja di berbagai kota, namun berakhir terlantar tanpa kejelasan di ibu kota.
Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Lidya Salmah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/2-Mei-2025-Pulang.jpg)
Laporan Wartawan Tribun-PapuaTengah.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- Pemerintah Kabupaten Mimika bergerak cepat menjemput dan memulangkan 21 pekerja PT Honay Ajkwa Lorentz (HAL) yang mengalami nasib malang di Jakarta.
Puluhan pekerja ini sebelumnya mengikuti pelatihan kerja di berbagai kota, namun berakhir terlantar tanpa kejelasan di ibu kota.
Baca juga: Bupati Rettob Bentuk Tim Khusus Pulangkan Pencaker Terlantar PT HAL
Bupati Mimika Johannes Rettob mengutus Plt Asisten I Setda Mimika, Ananias Faot, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Paulus Yanengga, didampingi tim advokasi Victor Tsenawatme dan Ana Bala, untuk menemui para pekerja di Asrama Mahasiswa Mimika, Jakarta, Kamis (1/5/2025).
Ketua DPRD Mimika Primus Natikapereyau dan anggota DPRD Mimika, Agustinus Murib turut hadir dalam momen mengharukan tersebut.
Usai audiensi singkat, para pekerja segera bersiap dan bertolak menuju Bandara Soekarno-Hatta untuk kembali ke Timika.
Mereka dijadwalkan tiba di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Jumat (2/5/2025) pagi ini.
Baca juga: Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bakal Gelar Rapat Gabungan, Bahas Masalah Efisiensi Dana Otsus Papua
Plt Asisten I Setda Mimika, Ananias Faot menyampaikan bahwa langkah konkret ini diambil Pemkab Mimika sebagai respons kemanusiaan atas kondisi para pekerja.
"Kami hanya melihat persoalan ini dari sisi kemanusiaan. Kami tahu adik-adik sedang terlantar di sini. Berkaitan dengan kronologis persoalan dan sebagainya, itu bukan ranah kami. Tugas kami bagaimana selamatkan adik-adik semua," tegasnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Mimika, Paulus Yanengga, mengapresiasi inisiatif mahasiswa asal Mimika yang sigap menampung para pekerja di asrama mereka.
"Ini sungguh sikap yang luar biasa, melihat dari sisi kemanusiaan dengan membantu dan menyelamatkan sesama keluarga kita yang terlantar. Pemerintah daerah menyampaikan terima kasih," ujarnya.
Terungkap bahwa lebih dari 50 calon pekerja PT HAL dikirim untuk mengikuti pelatihan sejak Januari 2025, berpindah-pindah lokasi dari Surabaya, Sukoharjo, hingga Jakarta.
Baca juga: Misteri Mayat Hangus di Jalan WR Soepratman: RSUD Mimika Lakukan Visum, Identitas Belum Terungkap
Namun, para pekerja terlunta-lunta selama berbulan-bulan tanpa kepastian setelah pelatihan tiba-tiba dihentikan sejak Februari 2025.
Puluhan pekerja akhirnya ditampung oleh mahasiswa asal Mimika di Jakarta.
Para pekerja mengungkapkan ketidaksesuaian informasi yang diberikan perusahaan terkait pemenuhan kebutuhan selama pelatihan.
TribunPapuaTengah.com
pekerja Papua terlantar
PT HAL
Jakarta
Johannes Rettob
Primus Natikapereyau
Ananias Faot
Victor Tsenawatme
Ana Bala
Agustinus Murib
Asrama Mahasiswa Mimika
Kabupaten Mimika
Papua Tengah
Pekerja PT HAL Dipulangkan
| LBH Papua Kritik Kodam Cenderawasih Soal Film Pesta Babi: Militer Tak Berwenang Nilai Karya Seni |
|
|---|
| Balas Kematian 2 Anggotanya, TPNPB Yahukimo Klaim Tembak Mati Personel Brimob di Dekai |
|
|---|
| Cium Kejanggalan Kuota Liga 4, Papua Tengah Desak Transparansi PSSI |
|
|---|
| Operasi Militer Bom Udara dan Penembakan di Gereja Katolik Intan Jaya, 5 Warga Sipil Jadi Korban |
|
|---|
| Diklatda dan Forbisda di Nabire, HIPMI Targetkan Cetak 500 Pengusaha Asli Papua |
|
|---|