Minggu, 17 Mei 2026

PT Freeport Indonesia

Kolaborasi PTFI dan Disdukcapil Mimika Nikahkan 25 Pasangan Karyawan OAP dan Kontraktor 

“Kami mengapresiasi kerjasama ini, dimana PTFI sudah memperhatikan karyawannya dalam membantu membuatkan dokumen catatan sipil

Tayang:
zoom-inlihat foto Kolaborasi PTFI dan Disdukcapil Mimika Nikahkan 25 Pasangan Karyawan OAP dan Kontraktor 
Tribun-PapuaTengah.com/Feronike
FOTO BERSAMA- SVP Community Development PT Freeport Indonesia, Nathan Kum, didampingi Vice President Papuan Affair Division PTFI, Soleman Faluk dan Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Mimika, Damaris Tappi saat foto bersama dengan 25 pasangan karyawan OAP PTFI usai nikah masal di Hotel Swiss-belinn Timika, Provinsi Papua Jumat (31/10/2025). 

Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Feronike Rumere 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, MIMIKA- PT Freeport Indonesia (PTFI) melalui Papuan Affairs Division (PAD) bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mimika menggelar marital program bagi 25 karyawan Orang Asli Papua (OAP) dan Contractor di Hotel Swiss-belinn Timika, Jalan Cenderawasih, Mimika, Provinsi Papua Tengah, Jumat (31/10/2025). 

Baca juga: Demo di Kabupaten Paniai, Fransiskus Magai: Negara Harus Buka Mata Jawab Jeritan Rakyat

Kegiatan marital program tersebut dihadiri langsung oleh SVP Community Development PT Freeport Indonesia, Nathan Kum, Vice President Papuan Affair Division PTFI, Soleman Faluk, Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Mimika, Damaris Tappi serta 25 pasangan karyawan PTFI dan tamu undangan lainnya. 

SVP Community Development PTFI, Nathan Kum dalam sambutannya mengatakan bahwa, marital program atau nikah massal dilaksanakan oleh PT Freeport Indonesia melalui Divisi PAD (Papuan Affairs Division) bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mimika.

Ini sebagai kilas balik bahwa, marital program ini sudah dilaksanakan semenjak tahun 2009 oleh Divisi PAD dan total yang sudah mengikuti program ini adalah 150 pasangan suami istri.

Baca juga: KNPI Mimika Dukung Keputusan MKD Terhadap Rahayu Saraswati Jalankan Mandat Sebagai Anggota DPR RI

Target peserta dalam program ini, adalah karyawan Papua (PTFI & Contractor) belum memiliki Sertifikat Pernikahan dari pemerintah.

"Tujuan dari program ini adalah ketika para karyawan sudah memiliki sertifikat pernikahan dari pemerintah, maka para karyawan bisa mendapat benefit yang sudah diatur oleh masing-masing perusahaan, dengan cara karyawan melaporkan ke HRD/Admin masing-masing perusahaan," terangnya. 

Tentunya, kerjasama sudah berjalan dengan baik antara PTFI dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Mimika, akan tetap kita lanjutkan untuk kepentingan pasangan suami istri, sekalian sebagai karyawan dan warga negara Indonesia. 

Baca juga: Telkom Group dan PTT Jelaskan Penyebab Sering Terjadinya Gangguan Jaringan Internet di Nabire

Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Mimika, Damaris Tappi dalam sambutannya mengatakan bahwa dokumen kependudukan dan catatan sipil sangat penting bagi warga negara Indonesia, karena untuk mengakses pelayanan publik.

"Jadi, dokumen Kependudukan dan Catatan Sipil itu sangat penting, terutama untuk kepengurusan diinstansi lainnya seperti keanggotaan BPJS, mendaftarkan anak sekolah dan kepengurusan lainnya, termasuk untuk persyaratan keperluan kepengurusan hak-hak di tempat kerja," ucapnya. 

Disdukcapil Kabupaten Mimika mengapresiasi kepada Manajemen PTFI yang sangat memperhatikan karyawannya untuk mengurus dokumen kependudukan, terutama akte catatan sipil.

Baca juga: Komnas HAM Papua Terima Pengaduan Dugaan Pelanggaran HAM Berat di Intan Jaya

“Kami mengapresiasi kerjasama ini, dimana PTFI sudah memperhatikan karyawannya dalam membantu membuatkan dokumen catatan sipil sangat penting sekali," ungkapnya. 

Sementara itu, salah satu pasangan suami istri, Roland Kadam dan Neli Adadikam kepada awak media mengucapkan terima kasih kepada PTFI atas diselenggarakannya marital program tersebut. 

Baca juga: Pemprov Papua Tengah Selesaikan Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Perairan dan Pesisir

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PTFI yang sudah memfasilitasi kami untuk ikut serta dalam kegiatan marital program ini. Kami berdua nikah gereja sejak 4 Mei 2025, dan hari ini kami hadir untuk mengikuti nikah catatan sipil. Marital program ini sangat membantu kami, terima kasih PTFI,” ucapnya. 

Hal senada juga disampaikan oleh Yulianus Kotouki dan Maria Anike Hisage bahwa marital program ini sangat membantu sekali. 

“Kami cancel nikah catatan sipil ini sudah dua kali, karena urusan keluarga, tetapi Puji Tuhan hari ini kami sudah resmi ikut nikah catatan sipil, kami bersyukur sekali, terima kasih PTFI,"pungkasnya. (*) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved