Rabu, 20 Mei 2026

Artikel

Perubahan Iklim Global: Ancaman Nyata Bagi Pasifik dan Pesisir Papua

Masyarakat di pesisir Papua dan kelompok organisasi sipil (NGO) adalah petarung terdepan dalam menghadapi dampak ini.

Tayang:
Editor: Lidya Salmah
zoom-inlihat foto Perubahan Iklim Global: Ancaman Nyata Bagi Pasifik dan Pesisir Papua
Istimewa
PERUBAHAN IKLIM- Foto ilustrasi. Foto: Istimewa 

Suara dari Timur

Masyarakat di pesisir Papua dan kelompok organisasi sipil (NGO) adalah petarung terdepan dalam menghadapi dampak ini.

Masyarakat pesisir, terutama nelayan, sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim seperti kenaikan permukaan air laut, perubahan pola cuaca dan intrusi air asin.

Baca juga: Truk Logistik Diserang OPM di Puncak, Dua Prajurit TNI Terluka

Sementara NGO dapat membantu meningkatkan kesadaran dan pengetahuan,  serta keterampilan masyarakat pesisir dalam mengadaptasi perubahan iklim, serta mendorong kebijakan pemerintah yang mendukung adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang mengadopsi kearifan lokal di Papua.

Untuk pemerintah daerah dalam rangka adaptasi dan mitigasi perubahan iklim terutama di daerah pesisir, menjadi penting untuk memastikan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang terintegrasi untuk menangani dampak perubahan iklim di wilayah pesisir.

Khususnya menghadapi kenaikan permukaan air laut dan perubahan pola cuaca yang semakin ekstrim.  

Baca juga: Jadwal Terbaru KM Dorolonda Juni 2025: Siap Layani Penumpang Nabire!

Selain itu pemerintah perlu memastikan terjaganya ekosistem di pesisir seperti Mangrove dan Pandan laut (Pandanus tectorius Park.) yang tersebar dihampir semua daerah pesisir Papua.

Pohon pandan laut mampu menahan abrasi pantai, mengurangi dampak negatif pasang air laut, berperan sebagai mitigasi tsunami, serta meminimalisir terjadinya kerusakan pada ekosistem di darat.

Pada akhirnya perubahan iklim bukan hanya tentang angka suhu global, ini tentang manusia, tentang rumah, tentang warisan leluhur yang ingin kita jaga untuk generasi mendatang. (*)

Penulis: Natalie J Tangkepayung (Mahasiswa Magister Biologi Konservasi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Cenderawasih) dan Lisye Iriana Zebua (Dosen pada Jurusan Biologi FMIPA Universitas Cenderawasih)

 

 

 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved