Artikel
Perubahan Iklim Global: Ancaman Nyata Bagi Pasifik dan Pesisir Papua
Masyarakat di pesisir Papua dan kelompok organisasi sipil (NGO) adalah petarung terdepan dalam menghadapi dampak ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/2-Juni-2025-aetikel-footoo.jpg)
Suara dari Timur
Masyarakat di pesisir Papua dan kelompok organisasi sipil (NGO) adalah petarung terdepan dalam menghadapi dampak ini.
Masyarakat pesisir, terutama nelayan, sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim seperti kenaikan permukaan air laut, perubahan pola cuaca dan intrusi air asin.
Baca juga: Truk Logistik Diserang OPM di Puncak, Dua Prajurit TNI Terluka
Sementara NGO dapat membantu meningkatkan kesadaran dan pengetahuan, serta keterampilan masyarakat pesisir dalam mengadaptasi perubahan iklim, serta mendorong kebijakan pemerintah yang mendukung adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang mengadopsi kearifan lokal di Papua.
Untuk pemerintah daerah dalam rangka adaptasi dan mitigasi perubahan iklim terutama di daerah pesisir, menjadi penting untuk memastikan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang terintegrasi untuk menangani dampak perubahan iklim di wilayah pesisir.
Khususnya menghadapi kenaikan permukaan air laut dan perubahan pola cuaca yang semakin ekstrim.
Baca juga: Jadwal Terbaru KM Dorolonda Juni 2025: Siap Layani Penumpang Nabire!
Selain itu pemerintah perlu memastikan terjaganya ekosistem di pesisir seperti Mangrove dan Pandan laut (Pandanus tectorius Park.) yang tersebar dihampir semua daerah pesisir Papua.
Pohon pandan laut mampu menahan abrasi pantai, mengurangi dampak negatif pasang air laut, berperan sebagai mitigasi tsunami, serta meminimalisir terjadinya kerusakan pada ekosistem di darat.
Pada akhirnya perubahan iklim bukan hanya tentang angka suhu global, ini tentang manusia, tentang rumah, tentang warisan leluhur yang ingin kita jaga untuk generasi mendatang. (*)
Penulis: Natalie J Tangkepayung (Mahasiswa Magister Biologi Konservasi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Cenderawasih) dan Lisye Iriana Zebua (Dosen pada Jurusan Biologi FMIPA Universitas Cenderawasih)
TribunPapuaTengah.com
artikel
Perubahan iklim global
kawasan Pasifik
emisi gas rumah kaca
Indonesia
Papua
Siklon Winston
Tanah Papua
FOLU Net Sink 2030
erosi pantai
| FAKTA 12 Januari: Dari Guncangan Gempa Haiti Hingga Lahirnya Pesawat Raksasa Boeing 747 |
|
|---|
| Berikut Kumpulan Ucapan Selamat Natal 2025: Pesan Damai dan Harapan untuk Orang Tercinta |
|
|---|
| Berikut Fakta Menarik dan Sejarah Tentang 1 November |
|
|---|
| Mengulik Sejarah dan Makna 15 September sebagai Hari Demokrasi Internasional |
|
|---|
| 15 Juli Peringati Hari Keterampilan Pemuda Sedunia: Dorong Penguasaan Keahlian Muda |
|
|---|