Sabtu, 11 April 2026

TP PKK Kabupaten Puncak

Ini 7 Top Program TP-PKK Kabupaten Puncak 2026 Dimasa Kepemimpinan Ny. Sujatinah Elvis Tabuni

Pada momen tersebut 8 kabupaten di Papua Tengah diberikan kesempatan memaparkan program kerja di tahun 2026.

Tayang:
zoom-inlihat foto Ini 7 Top Program TP-PKK Kabupaten Puncak 2026 Dimasa Kepemimpinan Ny. Sujatinah Elvis Tabuni
Tribun-PapuaTengah.com/Marsel
FOTO BERSAMA- Foto bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Puncak, Ny. Sujatinah Elvis Tabuni bersama anggota di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah saat ikuti Rakerda I, Rabu (19/11/2025). 

TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, PUNCAK- Rakerda I TP-PKK se-Provinsi Papua Tengah sukses digelar di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah di Nabire, (18-19/2025).

Pada momen tersebut 8 kabupaten di Papua Tengah diberikan kesempatan memaparkan program kerja di tahun 2026.

Kabupaten Puncak juga memaparkan program kerja tahun 2025 yang dibacakan langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Puncak,  Ny. Sujatinah Elvis Tabuni.

Baca juga: Cegah Stunting di Mimika, Emanuel Kemong: Jangan Hanya Teori Tetapi Perkuat Posyandu dan Peran OPD

Program tersebut merujuk pada visi misi TP-PKK Kabupaten Puncak.

Top 7 program tersebut diantaranya: 

1. Program Keluarga Sehat Puncak. Program ini fokus pada posyandu aktif di tiap distrik, pemeriksaan ibu hamil, penanganan anemia, gizi buruk, dan stunting, edukasi kesehatan reproduksi remaja, dan kampanye “Rumah Sehat Puncak” meliputi kebersihan air, sanitasi, dan MCK.

Hasil dari program pertama ini akan menurunan kasus stunting dan kader kesehatan kampung lebih aktif dan terlatih.

2. Program Ekonomi Kreatif Perempuan Puncak. Program ini fokus pada pelatihan usaha kecil seperti noken, kuliner, sayur organik, kerajinan adat, bantuan alat kerja bagi kelompok perempuan, bazar UMKM “Mama Papua Bangkit”, dan Pembukaan ruang pamer “Galeri Mama-Mama Puncak”.

Output dari program kedua ini yaitu peningkatan pendapatan rumah tangga, dan perempuan lebih mandiri secara ekonomi.

3. Program Pendidikan Anak dan Literasi Remaja. Fokus program ini adalah gerakan “Satu Anak Satu Buku” untuk kampung, bimbingan belajar keliling ke distrik terpencil, ;iterasi digital di penggunaan internet sehat dan aman, dan kolaborasi dengan sekolah dan dinas pendidikan.

Outputnya adalah meningkatnya kemampuan membaca dan numerasi anak, remaja lebih siap menghadapi perubahan digital.

Baca juga: Pemkab Mimika Optimalkan Aksi Konvergensi Untuk Evaluasi Program Stunting

4. Program Pelestarian Budaya dan Penguatan Peran Keluarga. Program ini fokus pada, kelas budaya seperti tari, musik, cerita rakyat, bahasa daerah, pelatihan pengasuhan berbasis nilai adat dan kasih, pencegahan kawin usia anak, festival keluarga “Puncak Dalam Harmoni”.

Outputnya adalah keluarga menjadi pusat pelestarian budaya serta penurunan kasus kekerasan dalam keluarga.

5. Program Ketahanan Pangan dan Taman Gizi. Program ini fokus pada, taman sayur keluarga dan kebun pangan lokal, pelatihan pengolahan makanan sehat, MPASI, dan pangan adat, serta distribusi bibit sayur, umbi, dan tanaman obat.

Program ini nantinya akan melihat ketersediaan pangan keluarga meningkat dan gizi anak terjaga sepanjang tahun.

Baca juga: Dorong Investasi Ramah Lingkungan, RTRW Papua Tengah Masuki Tahap Pra-Linsek di Kementerian

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved